Ini dia 7 Tempat Wisata di Banyuwangi, yang Membuat Kamu Ga Pengen Pulang

Ini dia 7 Tempat Wisata di Banyuwangi, yang Membuat Kamu Ga Pengen Pulang

Banyuwangi yang merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur memiliki kawasan beragam, mulai dari dataran rendah hingga pegunungan. Sehingga, ada cukup banyak tempat wisata indah yang bisa dikunjungi di sana. Artikelkerenidn punya rekomendasinya nih. Ada apa sih Tempat Wisata di Banyuwangi, yang Membuat Kamu Ga Pengen Pulang? yuk kepoin 7 Tempat Wisata di Banyuwangi.

1.KAWAH IJEN

Kawah Gunung Ijen terletak di perbatasan Bondowoso dan Banyuwangi, Jawa Timur. Salah satu tujuan wisatawan datang ke Kawah Ijen adalah ingin melihat semburan api bewarna biru (blue fire). Bila ingin melihat blue fire, kamu harus mendaki terlebih dahulu, karena ketinggian kawah berada sekitar 2.443 meter dari permukaan laut. Waktu terbaik untuk melihat blue fire adalah sekitar pukul 2 hingga 3 subuh. Jangan lupa untuk menyaksikan matahari terbit di Gunung Ijen. Dari gunung ini, kamu juga bisa melihat pesona gunung lain, seperti Gunung Merapi, Gunung Raung, Gunung Suket, dan Gunung Rante. Kamu juga bisa menyaksikan kegiatan para penambang di Kawah Ijen. Mereka biasanya turun ke dasar kawah untuk mengumpulkan bongkahan belerang lalu dibawa dan ditampung di puncak gunung.

7 Tempat Wisata di Banyuwangi
Spot Kawah Ijen
Pemandangan Dikawah Ijen
Foto ini Diambil Dari Situs Jatimpost.id
Blue Fire di Kawah Ijen
Blue Fire
Foto ini Diambil Dari Situs goodnewsfromindonesia.id
Ini dia 7 Tempat Wisata di Banyuwangi, yang Membuat Kamu Ga Pengen Pulang
Para Penambang Belerang diKawah Ijen
Foto ini Diambil Dari Situs boombastis.com
Video ini Diambil Dari Channel Youtube Roes Lim

2.PULAU MERAH

Pulau Merah memiliki bentuk yang menyerupai pegunungan ditengah pantai. Airnya jernih seperti kristal dan pasirnya sangat putih, sehingga bisa memanjakan matamu. Di bagian timur pantai ada barisan gunung. Suasana pantai semakin asri karena di sana ada banyak pohon kelapa dan pisang yang menambah kerindangan. Di bagian selatan dari Pulau Merah, kamu bisa menikmati matahari terbenam dengan lebih maksimal. Saat laut di sana surut, kamu bisa berjalan kaki sambil menikmati keindahan “gunung” kecil di tengah pantai yang warna tanahnya merah. Itulah sebabnya, pulau ini diberi nama Pulau Merah. Pantai ini terletak di bagian selatan Kabupaten Banyuwangi. Nama Pantai Pulau Merah berasal dari terdapatnya sebuah bukit kecil  yang memiliki tinggi sekitar 200m dan tersusun dari tanah Berwarna Merah yang berlokasi di dekat Pantai. Bukit ini dapat dikunjungi ketika air laut sedang surut dan ketika air laut pasang bukit ini akan menjadi sebuah pulau yang terpisahkan oleh air laut dari Pantai. Di Pantai pulau merah ini juga terdapat sebuah pura yang sering digunakan umat Hindu daerah sana melakukan upacara keagamaan  mekiyis. Pantai pulau merah berupa hamparan pasir putih yang memanjang hingga 3 km. Pntai ini menghadap langsung ke samudera Hindia ke arah selatan. Pasir di Pantai ini memiliki warna putih dan terkadang terlihat agak pink atau kemerahan. Untuk memasuki Pantai Pulau Merah Anda tidak perlu mengeluarkan kocek yang besar. Cukup dengan Rp 8.000 per orang Anda dapat menikmati keindahan Pantai ini. Untuk parkir kendaraan tentu saja Anda harus mengeluarkan biaya yang berbeda dengan tiket masuk. Untuk parkir mobil Anda diwajibkan membayar Rp 5.000 sedangkan untuk parkir motor senilai Rp 2.000. Biaya parkir tersebut juga tergolong murah untuk ukuran tempat wisata. Untuk Anda yang berasal jauh dari Pantai Anda dapat menggunakan asilitas homestay untuk beristirahat di malam hari. Rata-rata homestay di Pantai ini memiliki tarif sekitar Rp 100.000 per malamnya. Untuk mencapai Pantai pulau merah Anda harus menempuh perjalanan sekitar 60 kilometer dari pusat kabupaten Banyuwangi. Dari pusat kota Anda harus berkendara ke arah Srono kemudian menuju Kesilir dan diteruskan hingga ke Pulau Merah. Meskipun akan banyak melalui jalan desa dan banyak berkelak-kelok, perjalanan menuju Pantai ini cukup mudah dikarenakan panai ini sudah terkenal sehingga Anda akan menemui banyak papan penunjuk jalan ke arah Pantai pulau merah. Jika Anda tidak dapat menggunakan kendaraan pribadi, Anda juga dapat menggunakan kendaraan umum dari Terminal Banyuwangi. Dari Terminal Anda bisa naik bis jurusan Pesanggaran. Jika sudah sampai Pesanggaran Anda dapat menggunakan jasa ojek karena sudah tidak terlalu jauh. Apabila Anda menggunakan kendaraan umum dari arah Jember, turunlah di Terminal Jajag untuk ganti bis menuju Pesanggaran.

yang Membuat Kamu Ga Pengen Pulang
Sunset Dipulau Merah
Foto ini Diambil Dari Situs m.merdeka.com
Ini dia 7 Tempat Wisata di Banyuwangi, yang Membuat Kamu Ga Pengen Pulang
Foto ini Diambil Dari Situs www.pantainesia.com
Video ini Diambil Dari Channel Youtube adhitya dwi putro maulidianto

3.PANTAI G-LAND


Tidak salah jika ada yang mengatakan Indonesia adalah surga dunia. Segala macam keindahan alam terdapat di dalamnya. Lihat saja keindahan jajaran Pantai di Pulau Bali atau Pulau Lombok yang sangat terkenal hingga ke mancanegara. Namun banyak sekali masyarakat Indonesia yang belum pernah ke sana karena terkendala oleh tempat tinggal yang berbeda pulau. Jika Anda  tinggal atau kebetulan sedang berada  di pulau Jawa dan ingin merasakan indahnya Pantai kelas dunia, tak perlu jauh-jauh menyeberang ke Bali atau Lombok. Cukup berkendara ke ujung timur Pulau Jawa dan Anda akan menemukan jajaran Pantai Banyuwangi yang akan memenuhi kebutuhan “vitamin sea”.  Anda Salah satu Pantai indah Banyuwangi yang cukup terkenal adalah Pantai Plengkung. Pantai ini terletak di bagian selatan Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur. Pantai ini berhadapan langsung dengan Samudera Hindia di sebelah selatannya. Pantai ini disebut juga dengang nama Pantai G-Land. Sebutan ini didapat dari lokasinya yang berada pada teluk Grajagan yang diawali huruf “G”. Ada juga bebrapa orang yang mengatakan bahwa nama tersebut didapatkan dari bentuk ombak Pantai ini yang seperti membentuk huruf G. Ada juga yang mengatakan bahwa nama G-Land berasal dari turis mancanegara yang menyebut ombak di Pantai ini “Great” karena ombaknya besar.

Ini dia 7 Tempat Wisata di Banyuwangi, yang Membuat Kamu Ga Pengen Pulang
Foto ini Diambil Dari Situs idntimes.com
Video ini Diambil Dari Channel Youtube
Jenya Ivkov

Rute Menuju Pantai Plengkung

Untuk menuju Pantai Plengkung Anda marus memasuki Taman Nasional Alas Purwo, dimana cukup terpencil dan akses jalannya belum terlalu sempurna. Namun hal tersebut justru menjadikan daya tarik karena kondisi jalan yang melalui Taman Nasional menyuguhkan pemandangan yang alami, terutama bagi para turis mancanegara.Malalui rute darat Anda bisa memulainya  dari pusat Kota Banyuwangi yang berjarak 86 kilometer ke arah Pantai Plengkung. Dari titik tersubut Anda bisa berkendara menuju Kalipait menuju Pasaranyar, kemudian menuju Trianggulasi, kemudian dari Trianggulasi berkenara ke arah Pancur. Jika Anda sudah menapai Pncur, Anda bisa langsung menuju ke arah Pantai Plengkung. Sedangkan jika Anda ingin melalui rute laut, Anda dapat menuju pusat Kota Banyuwangi kemudian berkendara melalui darat ke Grajagan. Dari Grajagan Anda bisa menaiki speedboat menyebrangi teluk Grajagan menuju Pantai Plengkung. Tentu saja perjalanan melalui laut ini akan memberikan  pengalaman tersendiri dibanding melalui rute darat.

4.PANTAI TELUK HIJAU

Nama “Pantai Teluk Hijau” berasal dari tumbuhnya tanaman alga di dasar laut yang membuat warna air laut di pantai ini terlihat biru kehijauan. Selain air laut yang sangat jernih, hal menarik lain dari pantai yang dijuluki Green Bay ini adalah air terjun dengan ketinggian 8 meter. Lokasinya berada sekitar 20 meter ke sebelah timur pantai. Terletak di Desa Sarongan, Pantai Teluk Hijau masih termasuk kawasan Taman Nasional Meru Betiri. Di sini, kamu bisa melihat bunga bangkai yang dilindungi, lho! Di samping itu, masih ada beragam hal seru lain yang bisa kamu coba seperti berenang, snorkeling, bermain pasir, atau sekadar bersantai sambil menikmati pemandangan sekitar. Keistimewaan pantai ini karena air lautnya berwarna hijau di tepian kemudian membiru begitu ketengah lautan. Dengan pasir putih yang bersih, kalian seperti sedang berwisata di pantai Lombok dan Bali. Pantai Teluk Hijau ini lokasinya berada di area Taman Nasional Meru Betiri, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggrahan, Banyuwangi, Jawa Timur. Jaraknya dari kota Banyuwangi sekitar 90 kilometer yang dapat ditempuh selama kurang lebih dua jam perjalanan. Akses menuju Teluk Hijau tidak hanya bisa dilalui melalui akses darat. Akses dari lautpun bisa dilalui melalui jalur pantai Rajagwesi dengan menyewa perahu. Alasan mengapa kalian harus kesini karena tempat wisata Green Bay Banyuwangi ini memiliki lanskap yang mirip dengan Tanjung Layar Bayah, Banten. Selain karena masih perawan, beberapa spot memiliki keindahannya masing-masing. Sebut saja salah satuny terdapat sebuah air tejun yang berada di tepi pantai yang dikelilingi batu karang yang cantik. Air terjun dengan tinggi sekitar 8 meter tersebut kerap digunakan sebagai tempat bilas alami. Menarik bukan?

Pantai Teluk Hijau ini relatif aman untuk berenang. Ombaknya tidak terlalu berbahaya namun tetap kalian harus waspada. Yang lebih menarik lagi di tempat yang sama terdapat pantai Batu. Benar, pantai ini dinamakan batu karena pesisir pantainya bukan ditutupi pasir putih nan lembut, melainkan hampir seluruhnya ditutupi oleh bebatuan yang bersih. Susunan bebatuan di Pantai Batu ini seperti sudah ditata secara rapi. Padahal, bebatuan tersebut tersusun secara alami.

Ini dia 7 Tempat Wisata di Banyuwangi, yang Membuat Kamu Ga Pengen Pulang
Foto ini Diambil Dari Situs www.nativeindonesia.com

Panduan Menuju Teluk Hijau Banyuwangi Jawa Timur

  • Dari Banyuwangi ikuti petunjuk jalan menuju Kecamatan Pesanggrahan, Banyuwangi. Sampai saat ini belum ada transportasi umum langsung dari Banyuwangi menuju Teluk Hijau. Namun, kalian bisa menyewa Land Rover atau kendaraan jenis Trooper menuju Rajegwesi.
  • Jika menggunakan kendaraan sendiri, disarankan menggunakan kendaraan roda dua atau kendaraan yang lebih tinggi asal bukan sedan. Karena medan jalan dari perkebunan PTPN XII akan berubah menjadi medan jalan off-road.
  • Saat di Pos Rajegwesi kalian harus membayar retribusi sebesar Rp. 7.500,- per-orang.
  • Untuk parkir motor Rp. 5.000, kendaraan roda empat Rp. 10.000 dan kendaraan roda enam Rp. 50.000
  • Dari pemukiman penduduk Rajegwesi perjalanan bisa dilanjutkan dengan berjalan kaki  sekitar 2 kilometer menuju Teluk Hijau. Meskipun juga tersedia ojek motor atau melalui jalur laut dengan menyewa perahu.
  • Pejalanan trekking memang tidak mudah, karena medan jalan akan melewati tebing dan lembah yang dijamin membuat kalian akan berkeringat. Pastikan kalian menggunakan alas kaki yang nyaman karena kalian juga akan melewati beberapa muara sungai.
  • Sewa perahu dari Rajegwesi biayanya sekitar Rp. 25.000 (sekali jalan) dan Rp 35.000 (pulang pergi) per-orang. Lama perjalanan hanya sekitar 15 menit saja. Bagi yang membawa balita dan orang tua disarankan menggunakan perahu karena jalan darat benar-benar akan menguras tenaga dan membutuhkan stamina yang cukup untuk sampai hingga ke Teluk Hijau.
  • Jalur darat dari Rajegwesi ke Teluk Hijau relatif menurun dengan berbagai medan jalan. Sedangkan sebaliknya cukup menantang karena jalur menanjak. Jika ingin menghemat tenaga, disarankan ketika berangkat melalui jalur darat dan saat pulang bisa menggunakan jalur laut.
  • Sebaiknya kalian membawa bekal makanan dan minuman sendiri. Namun perlu diingat, sampahnya tolong dibawa kembali. Teluk Hijau ini merupakan tempat yang dilindungi dan bukan tempat wisata biasa. Jadi, tolong ikut sama-sama menjaga kebersihan.
  • Sebaiknya bawa kotak P3K atau obat-obatan pribadi, karena lokasi pantai Teluk Hijau ini cukup jauh dari pemukiman warga juga dari rumah sakit.
  • Siapkan juga jas hujan terutama saat musim hujan antara bulan November hingga Februari.
  • Sekadar saran, lebih baik menggunakan sandal gunung. Selain mudah kering, saat melalui jalur darat, kalian akan menemukan beberapa muara sungai kecil. Apalagi jika main di pantai serta air terjun Teluk Hijau, kalian tidak akan jauh dari air.
  • Seperti yang telah sering digaungkan, jangan meninggalkan jejak apapun selain jejak kaki dan jangan mengambil apapun sekalin gambar.
  • Travel Blog Reservasi menginformasikan tempat wisata tersembunyi seperti ini bukan untuk dirusak apalagi kalian melakukan aksi vandalisme di tempat perawan seperti ini. Tujuan utamanya agar kalian juga bisa piknik, juga agar kalian memahami keagungan alam dan menikmati keindahan kepingan surga di Selatan Banyuwangi.
  • Atau Kalian bisa Lihat di Google Map Dengan me-Klik Disini
Video ini Diambil Dari Channel
Argan Ariadnalaska Nanda Santoso

5. TAMAN NASIONAL BALURAN

ada salah satu kawasan yang dijuluki dengan “Little Africa In Java’ dari sini, apakah sobat native sudah tahu dimanakah objek wisata tersebut. Jika, masih belum tahu baiklah, mari kita bahas sebuah objek wisata di Banyuwangi dengan pesona menawan tepatnya di Taman Nasional Baluran.

Mengenal Taman Nasional Baluran

Ini dia 7 Tempat Wisata di Banyuwangi, yang Membuat Kamu Ga Pengen Pulang

Taman nasional adalah sebuah kawasan yang digunakan khusus untuk melindungi berbagai macam ekosistem flora dan fauna. Di banyuwangi, kurang lebih ada 3 taman nasional yang berdiri dan dijadikan sebagai objek wisata unggulan. Salah satunya adalah Taman nasional Baluran yang mendapatkan julukan sebagai little Africa ini Java. Luas kawasan ini kurang lebih 25.000 ribu hektar. Di kawasan ini sobat native akan disuguhkan dengan berbagai macam konservasi dan hewan-hewan alam. Jangan kaget, saat menyusuri kawasan ini sobat native akan dihibur dengan kondisi jalan yang rusak parah. Statusnya sebagai sebuah Taman Nasional membuat jalan kawasan ini tidak boleh diperbaiki. Jadi, banyaknya lubang jalan harap dimaklumi. Begitu bula dengan hewan-hewan yang datang dan menyeberang tanpa permisi. Semuanya akan ditemui di kawasan ini. untuk keperluan perut jangan khawatir. disini sudah berdiri warung dengan berbagai macam menu makanan. Satu hal lagi, jangan berharap ada listrik. Kawasan ini bisa dibilang susah sekali yang namanya listrik. Disini, sobat native bisa berkenalan dengan hewan-hewan yang dilindungi seperti banteng, kerbau, rusa, kera berekor panjang. Dan sebuah padang rumput yang sangat luas. Menarik bukan? Berpetualang di kawasan ini.

Savana Bekol

Ini dia 7 Tempat Wisata di Banyuwangi, yang Membuat Kamu Ga Pengen Pulang
Ini dia 7 Tempat Wisata di Banyuwangi, yang Membuat Kamu Ga Pengen Pulang

Sampailah kita di savanna bekol. Dimana, savanna inilah yang dijuluki dengan little Africa. Dimana, kawasan ini memiliki 10.000 hektar atau lebih dari sepertiga kawasan ini. disini, wisatawan akan disuguhi padang rumput serta pemandangan gunung nan esoktis. Savana bekol memiliki sifat hampir sama dengan hutan musim. Dimana, saat musim penghujan, kawasan ini memiliki pesona hijau nan menawan. Biasanya, di saat musim penghujan ada banyak hewan yang bisa dilihat seperti rusa yang sedang makan rerumputan.

Disarankan, bagi wisatawan yang berkunjung ke sini untuk berhati-hati. Lantaran ini adalah alam bebas. Bisa-bisa bertemu dengan ular atau sekawanan banteng yang sedang datang. Lebih baik, sobat native berhenti dan biarkan mereka lewat terlebih dahulu. Atau jika, bertemu dengan ular tenang dan jangan panik

Jika, tidak ada halangan, kawasan ini memang mempesona. Tetapi, saat hewan datang tempat ini bisa membuat jantung berdebar dengan kencang. Salah satu kunci yang memang harus diperhatikan adalah jangan panik bila bertemu dengan hewan.

Alamat Dan Rute Lokasi

Alamat Taman Nasional Baluran berada di Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Banyuwangi, Jawa timur. Kawasan ini memang perbatasan antara kabupaten banyuwangi dan situbondo.

Jadi, apabila sobat native ingin pegi ke tempat ini. sobat native hanya perlu mengikuti jalur Banyuwangi – situbondo. Kawasan ini berada di sepanjang jalan. Mudah bukan? Atau sobat native juga bisa menggunakan bus yang berangkat dari terminal banyuwangi dengan tujuan situbondo. Kemudian, turun di depan Taman Nasional Baluran.

6. DJAWATAN BENCULUK

Ini dia 7 Tempat Wisata di Banyuwangi, yang Membuat Kamu Ga Pengen Pulang

Dibangun pada tahun 1952, awalnya Jawatan Benculuk adalah area resapan air dan penimbunan kayu jati yang dikelola oleh Perhutani Banyuwangi. Seiring berjalannya waktu, semakin banyak orang yang datang ke Jawatan Benculuk karena terpesona dengan keindahan deretan pohon kayu trembesi yang menciptakan kesan eksotis.

Tempat ini menawarkan pesona pemandangan yang bagus, sangat cocok untuk dijadikan tempat hunting foto maupun background pre-wedding dengan tema “Nature”. Saat yang tepat apabila ingin menikmati semilir angin yang sejuk dan panorama alam Jawatan adalah pada sore hari. Karena pada sore hari sinar matahari yang menerobos masuk melalui celah-celah pepohonan menjadikan tempat ini tampak menakjubkan.

Jenis Tanaman yang dapat dijumpai di Jawatan Benculuk

Ada berbagai varian jenis tanaman yang tumbuh di tempat ini, namun ada beberapa jenis tumbuhan yang populasi nya sudah mulai berkurang. Tanaman tanaman yang dapat di temukan di Jawatan Benculuk antara lain:

  1. Pohon Jati, Pohon jati yang ditanam di Area Jawatan Benculuk adalah saksi sekaligus bukti dari usia tempat wisata ini. Di lokasi wisata, terdapat beberapa jenis pohon jati dengan ukuran yang sangat besar. Dan usia dari pohon pohon ini mencapai puluhan tahun.
  2. Tumbuhan Wesah, Rasa dari buah tanaman Wesah mirip dengan Lengkuas. Tanaman ini juga memiliki khasiat menyembuhkan penyakit lambung.
  1. Jamur Kepong, Jamur jenis ini juga tumbuh di area Jawatan Benculuk. Namun sayang populasi dari tanaman ini sudah mulai jarang karena sudah banyak di cabut oleh beberapa pegawai perhutani. Namun, jika beruntung, Jamur ini masih dapat ditemukan di beberapa tempat di Jawatan.
  2. Tumbuhan Santinet, adalah tanaman yang banyak ditemukan di hutan hutan. Tanaman ini menghasilkan buah berwarna kemerahan.
  3. Salak liar/Salak alas, Buah ini tidak seperti tanaman atau buah salak pada umumnya, melainkan buah yang dihasilkannya sangat masam dan tidak enak untuk dimakan.
  4. Kelengkeng, Selain diambil buahnya, pohon kelengkeng di Jawatan juga berfungsi sebagai penangkal banjir. Pohon kelengkeng dapat menyerap air dengan volume yang sangat besar.

Untuk jenis fauna yang paling banyak di jumpai di Jawatan Benculuk adalah Kalong/Lowo. Kalong merupakan jenis kelelawar dengan makanan utamanya adalah biji-bijiian dan juga serangga. Hewan ini lebih menyukai hidup ditempat tempat sepi yang jauh dari jangkauan tangan manusia. Persinggahan utamanya adalah Goa-goa, dan bahkan tidak sedikit dari hewan ini yang membangun sarang di bangunan bangunan tua di kawasan Jawatan Benculuk.

Ini dia 7 Tempat Wisata di Banyuwangi, yang Membuat Kamu Ga Pengen Pulang
Ini dia 7 Tempat Wisata di Banyuwangi, yang Membuat Kamu Ga Pengen Pulang

Peta Lokasi & Rute Djawatan Benculuk

Djawatan Benculuk berada di Purwosari, Benculuk, Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Dari Banyuwangi Kota, dibutuhkan perjalanan berkendara kurang lebih 50 menit ke arah selatan. Lokasinya tidak jauh dari jalan raya dan mudah ditemukan. Atau bisa klik Disini untuk Google Map

7. WADUK BAJULMATI

Ini dia 7 Tempat Wisata di Banyuwangi, yang Membuat Kamu Ga Pengen Pulang

Waduk Bajulmati Banyuwangi sering disebut-sebut sebagai Raja Ampatnya Jawa Timur. Ternyata panorama inilah yang membuatnya disebut duplikat Raja Ampat!

Ini dia 7 Tempat Wisata di Banyuwangi, yang Membuat Kamu Ga Pengen Pulang
Ini dia 7 Tempat Wisata di Banyuwangi, yang Membuat Kamu Ga Pengen Pulang

Bisa jalan-jalan ke Raja Ampat tentu jadi impian semua traveler. Tapi jika tak punya dana lebih untuk bisa liburan ke sana, coba datang ke Waduk Bajulmati Banyuwangi, surga kecil yang disebut-sebut mirip Pulau Wayag di Raja Ampat. Salah satu pesona keindahan yang ditawarkan Waduk Bajulmati Banyuwangi adalah gundukan tanah yang berada di sepanjang waduk. Gundukan tanah inilah yang kemudian menyerupai pulau-pulai kecil seperti yang ada di Wayag Raja Ampat.

Selain mirip wisata Raja Ampat, melainkan wisata waduk Bajulmati juga identik dengan destinasi wisata di Malang yakni teluk Asmoro. Wisatawan dapat melihat pulau pulau kecil yang mengapung ditengah perairan begitu luas. Secara administratif letak dari wisata Bajulmati berada di dua kabupaten yakni Banyuwangi dan Situbondo. Menurut pengelola waduk bahwa total luas waduk Bajulmati hingga 92 hektar, dimana waduk tersebut digunakan berbagai keperluan.

Tidak hanya sebagai lokasi wisata menarik, air di waduk Bajulmati dialiri untuk 18.000 KK, industri pembangkit listrik mikrohidro bahkan pelabuhan. Keberadaan wisata waduk Bajulmati sudah terkenal dikalangan masyarakat Banyuwangi, pasalnya tempatnya terlihat begitu instagenic sehingga bagus digunakan kegiatan hunting foto kekinian.

Sebenarnya waduk Bajulmati telah dibangun 14 tahun lalu yakni di tahun 2006 dan baru diakses pada tahun 2015. Nah, setelah waduk diisi oleh air, waduk Bajulmati dibuka pada juli 2016 lalu sebagai peresmian waduk Bajulmati. Sumber air dari waduk Bajul mati memanfaatkan sumber mata air sungai Bajulmati yang letak hulu nya berada di Gunung Ijen.

Itulah beberapa tempat wisata di Banyuwangi yang artikelkerenidn wajib kamu kunjungi demi liburan yang seru. Meski berada di ujung Pulau Jawa, akses transportasi ke Banyuwangi tidaklah susah. Beberapa moda transportasi yang bisa kamu pilih adalah pesawat terbang atau kereta api. Tunggu apa lagi? Segera rencanakan perjalanan ke Banyuwangi, juga pesan tiket dan akomodasi dari sekarang!

One thought on “Ini dia 7 Tempat Wisata di Banyuwangi, yang Membuat Kamu Ga Pengen Pulang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *